Selasa, Desember 02, 2008
Efraim Go Public Neehhh
Roy / EVG
Kamis, November 13, 2008
PENANTIAN PANJANG
Mereka saling mengasihi satu sama lain. Sampai pada suatu hari, sang lelaki mengalami luka yang berat akibat sebuah kecelakaan. Ia berbaring di atas ranjang pasien beberapa malam dalam keadaan tidak sadarkan diri. Siang hari sang wanita menjaga di depan ranjang dan dengan tiada henti-hentinya memanggil sang kekasih yang tidak sadar sedikitpun, jika hari mulai malam ia pergi ke gereja kecil di kota tersebut , berlutut dan berdoa kepada Tuhan agar kekasihnya dapat diselamatkan, sedangkan air matanya sendiri hampir kering karena terus menangis sepanjang hari. Seminggu telah berlalu, sang lelaki tetap tidak sadarkan diri, sedangkan si wanita telah berubah menjadi pucat pasi dan lesu tidak terkira, namun ia tetap dengan susah payah bertahan dan akhirnya pada suatu hari Tuhan terharu oleh keadaan wanita yg setia & teguh itu, lalu IA memutuskan memberikan kpd wanita itu sebuah pengecualian kpd dirinya. Tuhan bertanya kpdnya:"Apakah kamu benar-benar bersedia menggunakan nyawamu sendiri utk menukarnya?". Si wanita tanpa ragu sedikitpun menjawab:"Ya".
Tuhan berkata:"Baiklah, Aku bisa segera membuat kekasihmu sembuh kembali, namun kamu harus berjanji menjelma menjadi kupu-kupu selama 3 tahun. Pertukaran spt ini apakah kamu juga bersedia?". Si wanita terharu setelah mendengarnya dan dengan jawaban yang pasti ia menjawab:"saya bersedia!". Hari telah terang. Si wanita telah menjadi seekor kupu-kupu yg indah. Ia mohon diri pada Tuhan lalu segera kembali ke rumah sakit.
Hasilnya, lelaki itu benar2 telah siuman bahkan ia sedang berbicara dengan seorang dokter. Namun sayang, ia tidak dapat mendengarnya sebab ia tak bisa masuk ke ruang itu, dengan di sekati oleh kaca, ia hanya bisa memandang dari jauh kekasihnya sendiri.
Beberapa hari kemudian, sang lelaki telah sembuh. Namun ia sama sekali tidak bahagia. Ia mencari keberadaan sang wanita pada setiap orang yg lewat, namun tidak ada yang tahu sebenarnya sang wanita telah pergi kemana.
Sang lelaki sepanjang hari tidak makan & istirahat terus mencari. Ia begitu rindu kepadanya, begitu inginnya bertemu dengan sang kekasih, namun sang wanita yg telah berubah menjadi kupu-kupu bukankah setiap saat selalu berputar di sampingnya? hanya saja ia tidak bisa berteriak, tidak bisa memeluk. Ia hanya bisa memandangnya secara diam-diam.
Musim panas telah berakhir, angin musim gugur yang sejuk meniup jatuh daun pepohonan. Sang Kupu-kupu mau tidak mau harus meninggalkan tempat tersebut, lalu terakhir kali ia terbang dan hinggap di atas bahu sang lelaki. Ia bermaksud menggunakan sayapnya yg kecil halus membelai wajahnya, menggunakan mulutnya yg kecil lembut mencium keningnya. Namun tubuhnya yg kecil dan lemah benar-benar tidak boleh di ketahui oleh sang Pria, sebuah gelombang suara tangisan yg sedih hanya dapat di dengar oleh kupu-kupu itu sendiri dan dengan berat hati ia meninggalkan
kekasihnya, terbang ke arah yang jauh dengan membawa sejuta harapan.
Dlm sekejap telah tiba musim semi yg kedua, sang kupu-kupu dengan tidak sabarnya segera terbang kembali mencari kekasihnya yg lama di tinggalkannya. Namun di samping bayangan yg tak asing lagi bagi dia ternyata telah berdiri seorang wanita cantik. Dlm sekilas itu sang kupu-kupu nyaris jatuh dari angkasa. Ia benar-benar tidak percaya dengan pemandangan di depan matanya sendiri, terlebih ketika banyak orang berbicara tentang ketika hari natal saat itu betapa parahnya sakit sang lelaki, dan melukiskan betapa baiknya & manisnya dokter wanita yang merawatnya itu, bahkan mereka membicarakan sudah sewajarnya kalau mereka saling mencintai, dan tentu saja juga dibicarakan kalau sang lelaki sudah bahagia kembali seperti dulu kala dan sebagainya, Sang kupu-kupu sangat sedih sekali.
Beberapa hari berikutnya ia seringkali melihat kekasihnya sendiri membawa wanita itu ke gunung memandang matahari terbit, menghantar matahari senja dengan menyusuri pasir di pesisir pantai dan segala yang pernah di milikinya dahulu, yang mereka jalani dahulu hanya sekarang dlm sekejap sang wanita telah berganti dengan seorang wanita lain.
Seringkali sang kupu-kupu kadangkala bisa hinggap di atas bahu sang pria namun ia tidak dapat berbuat apa-apa lagi. Musim panas tahun ini sangat panjang, sang kupu-kupu setiap hari terbang rendah dengan tersiksa dan ia sudah tidak lagi memiliki keberanian untuk mendekati kekasihnya sendiri, bisikan suara antara ia dengan wanita itu, sang lelaki dan suara tawa bahagianya sudah cukup membuat embusan napas bagi dirinya untuk berakhir…oleh karena itu sebelum musim panas akan berakhir, sang kupu-kupu telah terbang berlalu, bunga mulai bersemi dan menjadi layu. Bunga yang layu telah bersemi lagi., bagi seekor kupu-kupu waktu seolah-olah hanya menandakan semua ini. Musim panas pada tahun ketiga, sang kupu2 sudah tidak sering lagi pergi mengunjungi kekasihnya sendiri. Sang lelaki bekas kekasihnya itu mendekap perlahan bahu si wanita, mencium lembut wajah wanitanya sendiri. Sama sekali tidak punya waktu untuk memperhatikan seekor kupu-kupu yg sedang hancur hatinya apalagi saat ia mengingat masa lalu. Tiga tahun perjanjian Tuhan dengan sang kupu-kupu sudah akan segera berakhir dan pada saat hari yang terakhir, kekasih si kupu-kupu telah melaksanakan pernikahan dengan wanita itu.
Di dalam Gereja kecil telah di penuhi orang-orang yang menghadiri Pernikahan itu, Sang kupu-kupu masuk secara diam-diam kedalam Gereja dan hinggap perlahan di atas pundak Tuhan. Ia sendiri mendengarkan sang kekasih yg berada di bawah telah berikrar di hadapan Tuhan dengan mengatakan : "saya bersedia menikah dengannya!". Ia memandangi sang kekasih memakaikan cincin ke jari manis wanita itu, kemudian memandangi mereka berciuman dengan mesranya, perlahan mengalirlah air mata kesedihan dari sang kupu-kupu,
Dengan diam-diam Tuhan bertanya kepada sang kupu-kupu : "Apakah kamu menyesal?".
Sang kupu-kupu mengeringkan air matanya : "Tidak"
Tuhan lalu berkata di sertai seberkas kegembiraan : "Besok kamu sudah dapat kembali menjadi dirimu sendiri".
Sang kupu-kupu menggeleng-gelengkan kepalanya :"Ya Tuhan, biarkanlah aku menjadi kupu-kupu untuk seumur hidupku ".
Kadangkala ada beberapa orang yang harus kehilangan yang mereka miliki, Ada banyak pertemuan yang tidak akan berakhir selamanya, Mencintai seseorang tidak harus selalu memiliki, namun jika sudah memiliki seseorang maka haruslah dengan baik- baik kita mencintainya….!
For Efraim Family
TULANG RUSUK
"Kita sering melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling kita cintai. Dan akibatnya seringkali adalah fatal
Senin, November 10, 2008
RESEP KLAPERTAART
Disini saya kasih Resep dalam 2 Jenis, yang biasa dan luar biasa, jadi silahkan pilih mana yang mau dicoba
KLAPERTAART (Versi 1)
Bahan-bahan:
1. 600 gr kelapa muda
2. 200 ml air kelapa
3. 6 btr kuning telur
4. 100 gr gula pasir
5. 150 gr susu kental manis
6. 200 ml susu cair
7. 50 gr tepung terigu
8. 100 gr kenari, dipanggang dan diiris
9. 50 gr kismis
10. 2 sdm kismis untuk taburan
11. 2 sdm rum
12. 2 sdm kayu manis bubuk
Cara membuat:
1. Kelapa direndam di dalam air kelapa
2. Kuning telur dan gula pasir dikocok lepas sampai gula larut
3. Susu kental manis, susu bubuk dan tepung terigu diaduk rata
4. kemudian masukkan telur dan gula, aduk rata
5. Masukkan kelapa muda, air kelapa, kenari, kismis,rum,kayu manis bubuk, aduk rata
6. Tuangkan ke dalam loyang yang sudah disemir oleh margarine
7. Panggang dalam oven 200oC selama 20 menit
8. Keluarkan dari oven, aduk dengan sendok/garpu. Taburkan kismis sebagai
hiasan. Panggang kembali di dalam oven selama 20 menit
KLAPERTAART (Versi 2)
Bahan-bahan :
1. 1000 cc fresh milk
2. 250 gr gula pasir
3. 50 gr tepung terigu
4. 50 gr tepung custard
5. 50 gr maizena
6. 150 gr mentega
7. 6 btr kuning telur (Telur masih bisa ditambahkan max hanya boleh 3 butir saja)
8. 2 btr kelapa muda (Jika ingin rasa Kelapa yang lebih kuat boleh ditambahkan)
9. 100 gr kenari panggang cincang
10. kayu manis bubuk
11. Rhum pasta/essence /Drum-Whisky secukupnya
Topping :
1. 6 btr putih telur
2. 4 sdm gula pasir
3. 2 sdm tepung terigu
4. kismis direndam air hangat, peras dan ciprati rhum
5. kayu manis bubuk
Cara membuat :
1. Panaskan 800 cc fresh milk dan gula pasir
2. Larutkan tepung terigu, custard dan maizena dengan 200 cc fresh milk.
3. Masukkan campuran susu dan tepung kedalam susu panas, aduk terus sampai mengental
dan meletup-letup.
4. Angkat dari api, masukkan mentega, aduk rata.
5. Masukkan kenari dan kayu manis bubuk dan rhum essence/pasta / Whisky secukupnya
6. Masukkan kuning telur satu persatu
7. Masukkan daging kelapa muda, aduk rata
8. Masukkan adonan kedalam cup sampai ¾ tinggi.
9. Bakar dengan cara di-tim selama 15 menit dengan suhu 160° sampai ½ matang
10. Kocok putih telur dengan mixer sambil dimasukkan gula sedikit sedikit sampai kaku
11. Masukkan tepung terigu, aduk rata dengan spatula
12. Semprotkan toping keatas adonan ½ matang sampai cukup tinggi,
13. Taburi dengan kismis dan kayu manis bubukBakar lagi sampai toping berwarna
kekuningan.
Nah...silahkan mencoba, seandainya sudah jadi coba dilihat kembali, kalau jadinya Indomie Goreng, berarti anda salah buat ha ha ha ha...
RF
Kamis, November 06, 2008
DASAR DALAM BERNYANYI
Untuk menyajikan suara yang indah dalam bernyanyi, sebelumnya kita harus tahu beberapa tahapan yang harus dilatih, dibina, dan diasah secara teratur serta memerlukan disiplin yang tinggi, yaitu :
1. PERNAPASAN
2. MEMBENTUK SUARA
3. RESONANSI ( Menggemakan suara )
4. VOCAL & KONSONAN
5. INTONASI ( Menyanyikan nada dengan tepat )
6. ARTIKULASI ( Pengucapan yang benar & Jelas )
7. FRASERING ( Menyanyikan kalimat dengan utuh )
8. INTERPRETASI & EKSPRESI ( Memahami & Menjiwai nyanyian )
Tahapan yang diatas akan tersaji dalan satu kegiatan yaitu PENAMPILAN atau PEMENTASAN. PERNAPASAN, Ini adalah bagian utama dan terpenting dalam sebuah latihan vocal. Kalian tahu kenapa..? Karena nafas adalah penggerak utama dari suara. Kuatnya nafas dapat menimbulkan dan menciptakan getaran sebagai sumber dari pada “ Bunyi “. Dan nafas juga sebagai Vitamin yang paling ampuh untuk menyehatkan suara. Makanya pernafasan harus dilatih dengan baik dan teliti.
Dalam bernyanyi, kita mengenal 3 ( tiga ) jenis pernafasan. Masing – masing mempunyai kelebihan dan kelemahan tersendiri.
1. Pernafasan Bahu
Yaitu pada saat mengambil / menarik nafas, dilakukan dengan Mengangkat bahu untuk mengisi paru-paru. Cara seperti ini tidak begitu baik, karena nafas yang dihasilkan dangkal dan mengakibatkan kalimat jadi terputus-putus.
2. Pernafasan Dada
Yaitu dengan membusungkan dada pada saat menarik nafas untuk mengisi paru-paru. Cara seperti ini juga tidak begitu baik, karena jadi terkesan cepat lelah dan akibatnya suara jadi tidak stabil dan terputus-putus.
3. Pernapasan Diafragma
Lazim kita sebut dengan pernafasan rongga perut. Yaitu menarik / mengambil nafas untuk
mengisi paru-paru dengan mengembangkan rongga perut atau diafragma, serta mengembangkan tulang rusuk. Cara inilah yang terbaik yang dilakukan untuk bernyanyi, karena akan menghasilkan nafas yang panjang, ringan, santai dan produksi suara lebih bermutu. Dengan pernafasan diafargma penyanyi dapat leluasa dalam berekspresi karena tidak ada tekanan dan desakan dalam pernafasan.
BAGAIMANA CARA MELATIH PERNAFASAN DALAM BERNYANYI
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melatih pernafasan ini, khususnya melatih“DIAFRAGMA” penyanyi, antara lain:
1. Dengan berdiri santai, badan lurus, sambil meletakkan ujung jempol jari di ujung tulang rusuk terbawah. Tariklah nafas melalui hidung dengan cara perlahan atau dengan cepat, dan rasakan bahwa jempol kamu tadi terdorong kesebelah luar, sebagai reaksi dari melonggarnya tulang iga. Jika telah terasa penuh, kemudian nafas tadi dikeluarkan dalam bentuk senandung vocal “A” atau konsonan “S” ataupun dengan hitungan. Yang jelas bukan dengan cara mendorong, tapi mengeluarkan nafas sehemat mungkin. Lakukan minimal 20x setiap hari atau setiap ada kesempatan buat latihan. Ini akan membuat otot-otot perut kamu menjadi semakin kokoh dan kuat.
2. Dengan posisi tidur terlentang lurus dan kedua tangan diletakkan sejajar dengan tubuh. Letakkan beberapabenda seperti buku diatas perut sebagai beban dan tariklah nafasseperti bagian “A” diatas serta rasakan bahwa beban diatas perut terangkat keatas, juga rasakan tulang rusuk ikut mendorongnya. Jika telah terasa penuh, keluarkan lagi seperti yang “A” tadi dan lakukan minimal 20x sehari atau tambahan kapan aja kamu punya waktu buat latihan.
Latihan ini bisa membuat otot perut menjadi kokoh serta kita pun jadi santai untuk mengucapkan
kalimat. Selain itu juga dapat merubah kebiasaan bernafas yang dilakukan dengan mengangkat bahu atau membusungkan dada.
Ada juga cara buat nguatin otot perut yaitu dengan tertawa terbahak bahak , sampai terasa kalau perut terguncang guncang.
CARA PENGAMBILAN NAFAS PADA SAAT BERNYANYI
Pengambilan nafas pada saat memulai lagu atau awal kalimat lagu dapat dilakukan dengan menarik nafas melalui hidung dengan santai. Namun jika pada saat bernyanyi atau ditengah lagu sebaiknya dilakukan dengan singkat atau dengan mendengkus, seperti kita sedang mencium aroma yang harum.
Pada pernafasan yang demikian, kita hanya mengembangkan pernafasan “alami” yang kita miliki, akan tetapi jika pernafasan alami “naik turunnya sama” sedangkan penyanyian itu “ menarik nafas dengan cepat dan mengeluarkannya dengan sehemat mungkin” karena tujuan utama kita adalah menyelesaikan satu kalimat dalam satu tarikan nafas. Dengan demikian kalimat yang kita ucapkan /nyanyikan kedengaran indah dan bermutu, tidak tersendat-sendat, Semoga berguna untuk semua...(EVG)
Rabu, November 05, 2008
Sekilas Perjalanan Efraim VG
Semenjak bergabung, kita yang saat itu menamakan diri sebagai Vocal Group Pemuda Sektor 1 (VGP Sektor 1) telah melewati berbagai Prestasi yang cukup membanggakan yang diantaranya adalah :
1. Juara II Porseni GP GPIB Zebaoth Bogor Tahun 1995
2. Juara I Porseni GP GPIB Zebaoth Bogor Tahun 1997
3. Juara III Porseni GP GPIB Zebaoth Bogor Tahun 1999
4. Juara I Porseni GP GPIB Zebaoth Bogor Tahun 2001
VG Sektor 1 saat itu juga mempunyai Program untuk melakukan Pelayanan keluar Gereja, diantaranya di :
1. GPIB Nehemia Cibogo
2. GPIB Petra Ciluar
3. GPIB Sola Gratia
4. GPIB Pengharapan Cibinong
5. GPIB Sangkakala Jakarta
6. GPIB Effata Blok M
Tahun dan Tahun berganti, banyak yang mulai mempunyai kesibukan, dari mulai kuliah dan sekarang sudah Muali kerja sehingga hampir sudah tidak bisa lagi untuk kumpul berlatih,
Dulu kita mempunyai tempat kumpul yang kita sebut Markas, yaitu dirumah kediaman Keluarga Koesmono di Perumahan Haur Jaya Bogor, disitu tinggal kakak-beradik Edith dan Sisca, biasanya kita berkumpul dan berlatih disitu, tetapi seiring waktu saat Edith menikah dan meninggalkan Rumah (pindah) tinggal Sisca sendirian. Sekitar tahun 2003 kita hamper sudah jarang untuk bisa kumpul dan berlatih lagi, aqpalagi tak lama kemudian Rumah tersebut dikontrakan ke orang lain dan Sisca pindah kerja ke Jakarta dan Kost disana.
Setelah lama tidak bernyanyi bersama maka pada pertengahan bulan Agustus (tanggal saya tidak ingat lagi) saya meminta kepada teman-teman saya itu untuk berkumpul lagi untuk menyanyi di pernikahan saya yang akan diadakan pada bulan Oktober 2004, Tetapi yah sepertinya memang itulah terahir kalinya untuk VG GP Sektor 1 berkesempatan untuk melayani, setelah itu kembali vakum dan masing-masing dari kita kembali sibuk dengan pekerjaan dan kegiatan.
Pada 09 Oktober 2004 saya menikah dengan Nova Siahainenia (Anak dari Pdt.Gerson J. Siahainenia – Ketua Majelis Jemaat GPIB Zebaoth saat itu), saya sempat merasakan tinggal di Pastori Zebaoth Bogor dan beberapa dari teman-teman terkadang masih ada yang sering untuk sekedar berkumpul, ngobrol-ngobrol dan sekedar bernyanyi lagu-lagu nostalgia jaman kita, apalagi kalau sudah malam Minggu tiba, kenapa kita memilih kumpul di Pastori saja, terlebih karena faktor tempat yang Strategis dan mudah dijangkau oleh kendaraan sampai 24 jam dan juga memilki tempat yang Luas serta dapat dijamin untuk keamanannya,
Dari kumpul-kumpul itu sudah ada sebetulnya keinginan untuk dapat kembali bernyanyi lewat VG, tetapi belum ada kesempatan sampai dengan Nova kemudian Mengandung Anak saya, kita mulai berlatih kembali, tetapi saat itu lebih kepada keinginan karena adanya permintaan untuk mengisi acara Papa yang mulai memsauki masa MPP, beberapa bulan kemudian kita masih ketemu untuk sekedar Latihan, walau masih jarang dan hanya sedikit orang tapi kita jalani, ketika anak saya lahir dan pada tanggal 26 Desember 2005 anak saya akan di baptis, kembali saya meminta teman-teman yang ada untuk mengisi pujian pada saat acara itu, dan bertepatan pada saat itu Papa yang akan bertugas (Pdt.Gerson Siahainenia) meminta nama dari VG yang akan mengisi pujian tersebut untuk dimasukan dalam Buku Acara, saya mulai bingung dikarenakan saat ini sudah tidak semua lagi berasal dari sektor 20, dan sepertinya harus dicari nama lain, kemudian saya mengusulkan nama Efraim VG saja (terus terang nama itu yang terlintas dikepala saya saat itu), ketika Nova bertanya kenapa memilih nama itu, alasan yang terlintas pun adalah saat itu sedang bulan Desember dan kelihatannya nama itu cocok dengan suasana Natal.
Sejak saat itu dimulailah Perjalanan Efraim.VG, saat itu kita mencoba kembali dengan mengumpulkan “para Veteran VG” untuk bergabung, hingga saat ini sudah banyak Anggota Efraim VG, tetapi saying beberapa sudah tidak aktif lagi, paling-paling hanya pada momen-momen tertentu saja baru mereka hadir, dari dari sekian banyak anggota Efraim VG itu, yang saya ingat, adalah :
1. Adrian Leiwakabessy (acuy)
2. Eggy Sihotang- Ifle
3. Keke Siahainenia
4. Sella Marlissa
5. Roy Ferdinandus
6. Nova Ferdinandus
7. Lieke
8. Jimmy Arnold
9. Iqhe Lulu
10. Heri Siloto
11. Devi Siloto
12. Panavita (Pipit)
13. Rico Pattinama
14. Vino Lopulalan
15. Yeli Lopulalan
16. Handra Siloto
17. Dessy Joseph
18. Dita Ariana
19. Alda Siahainenia
20. Charles Ogi
Banyak juga yah, mudah2an suatu saat kami semua bisa berkumpul bersama untuk bernyanyi lagi…
....Lets the music Play...play it loud and make it clear, It’s time to stand up, To a new world that is now so near...From the bottom to the top, To the leaders of the land, We all have one heart, Everyone of us must lend a hand....
Selasa, November 04, 2008
Happy Birthday Sella !
Foto Pelayanan Efraim Bulan Oktober 2008
saat itu Efraim menyanyikan Lagu baru dengan judul "Saat Kumasuk di HadiratMu", lagu ini memiliki 4 bagian yang diambil secara Solo bergantian, hanya terjadi "insiden" pada saat Solo diambil oleh Adrian "Acuy" Leiwakabessy....sebetulnya dia memiliki suara yang lumayan indah (Setidaknya menurut kita yah...) hanya sayang pada saat itu tiba-tiba dia seperti terserang penyakit "Gugup" dimana bagian yang harusnya dinyanyikan oleh Roy dinyanyikan oleh dia plus pakai dicampur bait karangan lagi (andaikan foto dapat di zoom, maka akan terlihat keringat di keningnya mengucur dengan deras ha ha ha ha) untung saja semua memang sudah Profesional sehingga kesalahan tersebut tidak terlihat dan terdengar oleh Jemaat, tapi mau tidak mau juga mempengaruhi mental yang lain he he he he...

Pasangan Sejati...
Tenor andalan Efraim VG
Bung Adrian "Acuy" Leiwakabessy & Bung Heri "Rai" Siloto
Dancing Queen by Efraim VG
Lagu pujian pertama dibuka dengan lagu Dancing Queen (Abba) yang telah di arr ulang, dan untuk lagu kedua setelah doa syafaat, Efraim VG membawakan lagu berjudul "Sejauh Doa" , lagu ini dulu pernah dibawakan oleh VG Sektor 1 dalam pertandingan VG Antar Sektor & PGIS yang mendapat Juara III tahun 2000an kalau tidak salah Oh iya, Efraim VG juga mempunyai kabar gembira dengan bertambahnya 1 Orang anggota yaitu Charles Ogi atau biasa dipanggil "Alenk", dan juga kemunculan kembali beberapa anggota lama yang mulai aktif lagi. Mudah-mudahan bisa terus kompak begini yah…
Berikut adalah nama-nama yang mengisi pujian yaitu : Rico Pattinama, Roy Ferdinandus, Adrian L, Charles Ogi (Alenk), Vino Lopulalan, Sella Marlissa, Keke Siahainenia, Yeli Micha, Nova Ferdinandus, Iqhe Lulu, Devi Siloto dan Desi Joseph. Banyak juga kan ? Sayang Heri Siloto tidak bisa ikut karena ada Pekerjaan, maybe next time ya Bro...Anggota Efraim VG kini sudah bertambah banyak, tapi banyak juga yang belakangan mulai jarang hadir, seperti Dita, Alda dan Handra, whooiii....pada kemana yeuh….kapan bisa gabung lagi…???
RF
Senin, Oktober 27, 2008
Bulan Musik Gerejawi GPIB Zebaoth Bogor
Terus terang sebetulnya ini sangat baik menurut saya, sayang kalau hanya diadakan hanya pada bulan Oktober saja, dari beberapa kali penampilan, banyak masukan dari jemaat sendiri yang merasakan perubahan yang baik dalam mengiringi mereka bernyanyi dalam Ibadah Minggu dimana biasanya hanya diiringi oleh Piano/Organ saja
Tak terasa kemarin memasuki Minggu terakhir dalam program bulan Musik Gereja, biar bagaimanapun Efraim turut merasa bangga dengan menyertakan para Gitarisnya (Roy & Rico) untuk ikut juga dalam Program tersebut, banyak cerita menarik dari pengalaman bermain musik bersama teman-teman yang lain pada saat berkolaborasi tersebut.
Semoga apa yang sudah dijalankan kemarin bisa mendapat perhatian khusus dari pihak Gereja dalam menyikapi perkembangan Musik Gereja saat ini, dimana hal tersebut membawa dampak yang positif sekali terhadap jemaat dalam Bergereja. Tuhan Memberkati (EVG)


